Archive for June, 2009

PSYCHOLOGICAL TESTING for NON PSYCHOLOGIST

 

Apa yang terjadi jika Anda bukan psikolog namun dituntut untuk dapat melakukan tes psikologi?

Apa yang terjadi jika Anda adalah lulusan S1 psikologi yang belum melanjutkan S2 psikologi sehingga tidak memiliki ijin praktek menggunakan alat tes psikologi?

Tentunya dunia tidak berhenti disitu….

Ingin tahukah Anda, teknik alau instrumen apa yang Anda dapat gunakan untuk mengatasi masalah Anda?

Dan Anda ingin tahu dan mempelajarinya, bukan?

Hanya bagi Anda yang serius belajar.

Minggu, 21 Juni 2009
pk. 9 - 16
Fasilitator : Amelia Hirawan, Psi
Investasi : Rp. 350.000,-

Registrasi :
Ratih : 0888.671.8445 / 081.2292.3135 / info@ameliahirawan.com

Pembayaran :
BCA ac. 0151726916 an. Amelia Hirawan

NEUROMARKETING

NLP TALK :

“Keputusan belanja seringkali tidak ditentukan oleh hal-hal yang rasional”

Kalimat tersebut ditelurkan dari hasil riset marketing di Jerman tahun 2004 yang lalu. Riset ini mencoba menganalisis hubungan antara reaksi sinyal otak terhadap suatu produk berikut promosinya.

Pernahkah Anda mengamati iklan Pepsi vs Coca cola???? Mana yang Anda pilih???? Apa sebabnya????

Ternyata, otak bereaksi (sinyal menguat pada area tertentu) ketika melihat adanya potongan harga pada suatu barang, rasa tertentu, dll.

Singkat kata, demikianlah awal mula Neuromarketing, ilmu yang mempelajari reaksi sinyal otak terhadap suatu produk yang kemudian digunakan untuk kebutuhan strategi marketing.

Nah, in this time of crisis, tahukah Anda,
Apa yang membuat konsumen Anda melakukan pembelian?
Siapkah Anda menjadi korban Neuromarketing atau menjadi pelaku Neuromarketing?

SEMARANG, Jumat, 19 Juni 2009
Pukul 18.00 WIB
Pembicara : Amelia Hirawan (SinergiaLife Consultant)
Moderator : Tjia Irawan

Registrasi :
Ratih 0888.671.8445 / 081.2292.3135 / info@ameliahirawan.com
Tjia 081.6163.5512
ONLY : Rp. 60.000,- (include makan malam)
Pembayaran :
BCA an Amelia Hirawan, ac. 0151726916

TERIMA KASIH KARENA AKU BOLEH BERSYUKUR (uraian cerita nyata)

Dua hari lalu, aku mengalami suatu peristiwa yang telah merubah hidupku. Awalnya, yang kuingat adalah memulai hari Sabtu, 6 Juni 2009, dengan harapan dapat bersama-sama dengan keluargaku. Bermain bersama anak-anakku dan suamiku yang kali ini dapat menemaniku di rumah kami yang mungil ini. Namun, setelah benar-benar beranjak dari tempat tidurku, meninggalkan suamiku yang masih terlelap, berbaring menghadap ke selatan, mataku tertuju pada secarik kertas di meja riasku. “Apakah aku harus mempercayai ini?” batinku.

Sejak 4 tahun lalu, kulit wajahku terasa lebih kasar, mulai berjerawat, padahal usiaku sudah tidak muda lagi. Kulitku tidak berminyak, namun mengapa tumbuh jerawat. Orang-orang bilang kalau semua itu setelah kelahiran anak keduaku. “Masa sih, itu tidak benar!” sanggahku pada orang-orang itu.  Alangkah naif menurutku kalau aku mencoba menyalahkan kelahiran anakku.

Siapa yang tidak ingin cantik kembali? Read the rest of this entry »