Siapa Bilang Ibu bekerja itu salah ?????

Apa yang Anda pikirkan atau Anda alami sendiri? Ketika Anda sebagai seorang Istri atau juga seorang Suami yang mempunyai istri yang bekerja?
Dilema mungkin? Muncul masalah baru dalam aktivitas sehari-hari?
Hm… Mau tidak kerja, kenyataaanya tuntutan kebutuhan ekonomi keluarga terus menerus naik…. Mau kerja, ternyata buah hati di rumah jadi “korban”

Saya percaya, banyak keluarga muda yang mengalami hal ini. Seandainya Anda memiliki “staf ahli”/ babysitter di rumah, hm… bisakah dipercaya sepenuhnya, artinya pola pengasuhannya sesuai dengan harapan kita? Atau dengan menitipkan buah hati pada nenek/ kakeknya? Apakah ini menjadi pilihan dan solusi terbaik?

Mari kita timbang-timbang dan diskusikan solusi terbaik…
Apa yang positif dari wanita bekerja ??
1. Ekonomi akan lebih baik dalam sebuah rumah tangga jika suami dan istri sama sama bisa menghasilkan.
2. Wanita yang bekerja lebih siap secara mental untuk menghadapi keadaan sulit sekalipun.
3. Wanita bekerja ternyata punya pengertian yang lebih baik karena lebih bisa memahami keadaan luar khususnya suami jika ada masalah sehingga bisa meminimalkan konflik rumah tangga.
4. Wanita bekerja jujur saja lebih mandiri dalam mengambil keputusan dan lebih dihargai.
Setidaknya, itulah hal positif bagi seorang Ibu untuk bekerja, seperti yang diungkapkan oleh Melly Kiong dalam bukunya :” Siapa bilang Ibu yang bekerja tidak bisa mendidik anak dengan baik “ yang diterbitkan oleh Gramedia Group ( PT Elex Media Komputindo), akhir April 2008.
…..Sssstttttt artinya, Anda mesti miliki dan baca buku tersebut!

Sebelum kita meneluri lebih jauh pasti kita punya problema yang sama .
Apakah itu ??
1. Kita harus meninggalkan buah hati kita untuk diasuh oleh pembantu rumah tangga atau baby sitter dan yang lebih baik oleh orang tua atau saudara.
2. Kita pasti akan memikirkan bagaimana kondisi anak yang ditinggal otomatis akan memecahkan konsentrasi kita dalam bekerja.
3. Kita akan menhadapi dilema perasaan bersalah telah meninggalkan anak.
4. Sering terjadi komando dari kita sebagai pasangan sering tidak dalam satu kata .
Masih banyak yang lain lagi???? Hm….

Apa yang bisa kita perbuat ???
Pasti sebuah pembahasan yang sangat dinantikan bukan ?
Yah begitulah yang dialami oleh saya pribadi dan tentunya juga dialami oleh orang tua terutama Ibu bekerja di seluruh Indonesia tentunya.

Kini jangan takut , setidaknya solusi penyelesaian sudah terbukti dan sudah dipraktekkan oleh Melly secara pribadi, khususnya bagaimana menggunakan waktu kita yang begitu singkat untuk mendapatkan kualitas yang luar biasa .

Dalam bukunya, Melly menjelaskan dengan sangat detail bagaimana dia mengatur waktunya dalam bekerja sebagai Marketing, yang setiap harinya berangkat jam 7 pagi dari rumah dan pulang saat matahari sudah terbenam. Melly juga memberikan tips and tricks untuk kita dalam berkomunikasi dengan anak-anaknya tanpa menghabiskan pulsa handphone Anda dan tanpa menaikkan tekanan darah Anda. Misalnya saya ia menggunakan MOCIL untuk memberikan semangat belajar di sekolah untuk anak-anaknya dan memanfaatkan pintu lemari es sebagai media disiplin bagi anak-anak di rumah.
Nah, tunggu apa lagi? Lakukan yang terbaik untuk diri Anda dan keluarga Anda!
amelia@ameliahirawan.com

Leave a comment

Name: (Required)

eMail: (Required)

Website:

Comment: