Kreativitas Para Selebritis

Pemeran (para Selebritis): Ricky Harun, Deswita Maharani, Adi Nugroho, Teuku Zacky

Akhirnya datang juga” diputar Minggu 3 February 2008 jam berakhir jam 20.00 di salah satu televisi swasta. Para aktor-aktris muda ini diundang tanpa skenario awal (sengaja disetting demikian).

Pengetahuan nomor sekian, tidak perlu terlalu ditonjolkan, spt Deswita tidak bisa baca not balok, padahal perannya sbg GURU MUSIK, namun dia bisa menyelesaikan dengan sangat baik.
Percaya Diri dan Kreativitas membawanya pada guyonan lucu sepanjang acara ini.

Alat musik Saxophone digambarkan secara sederhana dan ditiup seperti meniup balon biasa dan lubang suaranya buat “tempat simpan duit”, persis sumbangan lepada pengamen di luar negeri gitu loh.

Jam terbang Deswita (di kategori acara lenong) lumayan membentuk karakter ke-artisan-nya menjadi lbh hidup.

Didi Petet sang juri kreativitas akhirnya menganugrahkannya trophy acara special ini.

Lain halnya dengan Adi Nugroho, pembawa acara Akademi Fantasi di sebuah televisi swasta (AFI), mulai dipangil “Papa,” dan terjebak dalam sayang-sayangan dengan seorang wanita muda. Padahal kemudian diketahui yang memanggilnya “Papa”, itu bukan isterinya, tapi anaknya…. (aji mumpung deeeh). Bagaimana menghadapi situasi spt ini, maluuu dehhh

Namun, dengan sikap yang tidak mudah menyerah, Adi mampu meneruskan karakternya, terlebih ketika menemukan lukisan yang dibawanya sejak tadi hanyalah kertas kosong, Namun karena diiming-imingi pembelian senilai 200juta Rupiah, Adi langsung menggambar dengan cat tembok berwarna merah sehingga berbentuk “RAJA SINGA” yang termasyhur itu. Benar-benar mengocok perut pemirsa di studio dan di rumah.

Ketika seseorang harus memutuskan, maka kreativitas segera “memenuhi” kepalanya, yang terkadang kebanyakan kita malah jarang melakukannya. Selain mengocok perut, kita dapat melihat secara jelas bagaimana pengembangan setiap orang atas kreativitas dalam dirinya.

Sering kali, kita hanya meminta persyaratan atas sesuatu yang ingin kita kerjakan, sebagai contoh untuk membeli ini dan itu, kalau tidak ada uang, maka semuanya tidak dapat terlaksana. Padahal, kita justru dapat mencari uang sendiri secara naluriah dengan berkreasi.

Peribahasa kuno tidak ada akar, rotan pun jadi sering tidak menjadi slogan penting dalam kehidupan kita.

Kita dapat memberdayakan Kreativitas secara maksimal, yang digambarkan sebagai otak Kanan.

Nilai nilai yang ditimbulkan dengan pengembangan kedua kemampuan kita ini, yaitu Otak Kiri dan Otak Kanan, sungguh akan memberikan hasil yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Lihat skema berikut:


Otak Kiri Otak Kanan

Matematika Kreativitas

Bahasa Verbal Konseptual

Membaca Inovasi

Menulis Gagasan

Logika Analogis

Urutan Imaginasi

Sistematis Mengkhayal

Analitis Warna

Leave a comment

Name: (Required)

eMail: (Required)

Website:

Comment: